Halo sahabat selamat datang di website lawancorona.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Pemkot Tangsel Harus Berikan Sanksi Stella Maris School BSD Yang Laksanakan Wisuda Drive Thru oleh - lawancorona.xyz, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

TANGERANG SELATAN, REDAKSI24.COM â€" Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) minta Pemerintah Kota Tangerang Selatan menindak sekolah yang melaksanakan wisuda tatap muka, meskipun drive thru.

Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait mengatakan, saat ini Indonesia sedang dalam masa darurat pandemi Covid-19. Terutama di Tangsel, berstatus zona merah pandemi Covid-19, sehingga tidak boleh ada kegiatan apapun dalam dunia pendidikan, seperti tatap muka secara langsung, termasuk penyelenggaraan wisuda.

“Tidak boleh ada kegiatan dunia pendidikan tatap muka sama sekali. Termasuk wisuda dengan sistem drive thru, jika tetap dilaksanakan maka itu pelanggaran,” kata Arist, melalui telepon seluler.

Apalagi kata Arist, pemerintah sudah menetapkan aktivitas pendidikan untuk dilaksanakan secara virtual. Ketentuan tersebut, tambahnya harus berlaku untuk prosesi wisuda. “Karena aktivitas pendidikan bisa dilaksanakan secara jarak jauh dimanapun, tapi ancaman kesehatan tidak bisa dijamin,” ungkap Arist.

 BACA JUGA: Dindikbud Tangsel Kecolongan, Stella Maris School BSD Gelar Wisuda Drive Thru

Karenanya, Arist meminta kepada  Pemkot Tangsel, terutama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk tegas memberikan peringatan bahkan sanksi kepada pihak Stella Maris School BSD, Serpong. 

“Penyelenggaraan darurat bisa dilakukan jarak jauh untuk masa darurat, tatap muka itu baik tapi jangan dipaksakan meskipun wisuda drive thru, tetapi ancaman kesehatan tidak bisa dijamin. Kalau saya, anjurkan Pemkot Tangsel menutup sekolah tersebut,” tegasnya.

Jika Pemkot Tangsel tidak memberikan sanksi atas prosesi wisuda drive thru di tengah pandemi, maka akan mencerminkan ketimpangan kebijakan dan menimbulkan kecemburuan bagi sekolah lain yang sudah patuh dengan menyelenggarakan wisuda secara virtual.

“Itulah sistem pendidikan kita. Anak dijadikan eksperimen, mati dulu baru dibuat kebijakan. Ini yang selalu dan selalu terjadi. Ini pasti akan ditiru oleh sekolah lain. Karena mereka dapat menilai sendiri, bahwa sekolah ini (Stella Maris School BSD ) boleh, ko yang lain enggak,” tutupnya.

BACA JUGA: Meski Wisuda Drive Thru Stella Maris BSD Tidak Berizin, Pemkot Tidak Berikan Sanksi

Seperti diberitakan sebelumnya,  prosesi wisuda secara drive thru tersebut diselenggarakan oleh Stella Maris School, BSD, Serpong, Tangsel pada Senin (15/6/2020). Kegiatan yang dihelat di sekolah itu, melakukan prosesi wisuda sebanyak 57 siswa kelas 6 sekolah dasar (SD). Padahal, dihari yang sama, Pemkot Tangsel telah memutuskan perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) perpanjangan ke 4 hingga 28 Juni mendatang. (wvyh/Aan)

Itulah tadi informasi mengenai Pemkot Tangsel Harus Berikan Sanksi Stella Maris School BSD Yang Laksanakan Wisuda Drive Thru oleh - lawancorona.xyz dan sekianlah artikel dari kami lawancorona.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

0 Komentar